Interaksi Air Tanah dan Air Permukaan Sungai Asem Ruas Antara Bendung Boreng sampai Area Industri Kabupaten Lumajang

Penulis

  • Anisa Tri Widiyanti Universitas Brawijaya, Malang, Indonesia
  • Hari Siswoyo Universitas Brawijaya, Malang, Indonesia
  • Linda Prasetyorini Universitas Brawijaya, Malang, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.53863/kst.v8i01.2111

Kata Kunci:

air permukaan, air tanah, analisis statistik, interaksi, Sungai Asem

Abstrak

Interaksi antara air tanah dan air sungai menjadi proses hidrologi penting yang memengaruhi kuantitas dan kualitas sumber daya air. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan menganalisis interaksi antara air tanah dan air permukaan Sungai Asem pada ruas antara Bendung Boreng hingga Area Industri Kabupaten Lumajang. Penelitian dilaksanakan pada musim kemarau, yaitu bulan September hingga Oktober 2025. Pengambilan contoh dilakukan pada 5 penampang sungai yang masing-masing terdiri atas air tanah di sisi kiri aliran sungai, air permukaan (sungai), dan air tanah di sisi kanan kanan sungai. Parameter fisik-kimiawi yang diamati meliputi pH, suhu, TDS dan DHL. Data hasil pengukuran dianalisis menggunakan pendekatan statistik yang meliputi analisis deret waktu, analisis korelasi, analisis komponen utama, dan analisis klaster. Berdasarkan hasil analisis deret waktu dapat dinyatakan bahwa ada kesamaan pola fluktuasi parameter fisik-kimiawi khususnya suhu dan pH antara air tanah dan air sungai. Berdasarkan hasil analisis korelasi dapat dinyatakan bahwa tingkat hubungan sedang hingga kuat antara air tanah dan air sungai. Berdasarkan hasil analisis komponen utama dapat dinyatakan bahwa parameter TDS dan DHL berperan dominan dalam membedakan karakteristik air. Berdasarkan hasil analisis klaster dapat dinyatakan bahwa interaksi air tanah dan air sungai tidak seragam di sepanjang aliran sungai, dengan interaksi yang kuat teridentifikasi pada Penampang-4 dan Penampang-5. Secara umum, dapat disimpulkan bahwa di lokasi penelitian terjadi interaksi antara air tanah dan air sungai yang dipengaruhi oleh kondisi hidrologi lokal

Referensi

Anisah, S., Yuliani, E., Andawayanti, U., Imai, T., & Samaniyatul, F. (2024). Interaction between groundwater and surface water in Porong River, Sidoarjo. Journal of Water and Land Development, 15(1). https://doi.org/10.21776/ub.pengairan.2024.015.01.3

Jena, G., Dutta, K., & Daverey, A. (2023). Surfactants in water and wastewater (greywater): Environmental toxicity and treatment options. Chemosphere, 341, 140082. https://doi.org/10.1016/j.chemosphere.2023.140082

Jolliffe, I. T. (2002). Principal component analysis (2nd ed.). Springer.

Lien, T., Chang, E. T., Cheng, H., & Yeh, T. (2025). Unveiling river–groundwater interactions through time-variable seismic velocity in northern Pingtung Plain, southern Taiwan. Journal of Hydrology: Regional Studies, 58, 102267. https://doi.org/10.1016/j.ejrh.2025.102267

Mousumi, D., Hasan, M., & Tariq, A. (2025). Thermal stability of groundwater relative to surface water in subtropical regions. Journal of Water and Climate Change, 16(1), 45–58.

Nugraha, S., Alfahmi, S., Wiwit, H., & Cahyono, H. (2023). Analisis pola aliran dan kuantitas air tanah dangkal di Kota Madiun. Jurnal Teknik Pengairan, 25, 52–65. https://doi.org/10.20961/enviro.v25i1.78749

Nurjanah, N., Andi, F., & Indriani, F. (2017). Implementasi metode Fuzzy C-Means pada sistem clustering data varietas padi. KLIK-Kumpulan Jurnal Ilmu Komputer, 1(1), 23–32.

Page, R. M., Lischeid, G., Epting, J., & Huggenberger, P. (2012). Principal component analysis of time series for identifying indicator variables for riverine groundwater extraction management. Journal of Hydrology, 432–433, 137–144. https://doi.org/10.1016/j.jhydrol.2012.02.025

Pandiangan, Y. S., Zulaikha, S., Warto, W., & Yudo, S. (2023). Status kualitas air Sungai Ciliwung berbasis pemantauan online di wilayah DKI Jakarta ditinjau dari parameter suhu, pH, TDS, DO, DHL, dan kekeruhan. Jurnal Teknologi Lingkungan, 24(2), 176–182. https://doi.org/10.55981/jtl.2023.1003

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2011 tentang Sungai. (2011). Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2011 Nomor 74.

Phan, C. N., Strużyński, A., & Kowalik, T. (2023). Correlation between hydrochemical component of surface water and groundwater in Nida Valley, Poland. Journal of Water and Land Development, 24(12), 167–177. https://doi.org/10.12911/22998993/172424

Raghavan, S. S., Joseph, S., & Eslamian, S. (2024). Deciphering groundwater–surface water interactions using environmental tracers in a tropical lake, Southwest India. Environmental Monitoring and Assessment, 19. http://dx.doi.org/10.12944/CWE.19.3.5

Razi, M. H., Wilopo, W., & Putra, D. P. E. (2024). Hydrogeochemical evolution and water–rock interaction processes in the multilayer volcanic aquifer of Yogyakarta–Sleman Groundwater Basin, Indonesia. Environmental Earth Sciences, 83, 164. https://doi.org/10.1007/s12665-024-11477-6

Riaz, M., Khan, S., & Ahmed, N. (2020). Temperature influence on hydrochemical properties of groundwater. Environmental Science and Pollution Research, 27, 450–462. https://doi.org/10.1007/s11356-019-07092-4

Sugiharto, W. H., Susanto, H., & Prasetijo, A. B. (2023). Real-time water quality assessment via IoT: Monitoring pH, TDS, temperature, and turbidity. ISI Journal, 28(4). https://doi.org/10.18280/isi.280403

Sugiyono. (2017). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D (hlm. 224). Bandung: Alfabeta.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2019 tentang Sumber Daya Air.

Wei, W. W. S. (2006). Time series analysis: Univariate and multivariate methods (2nd ed.). Pearson Addison-Wesley

Winter, T. C., Harvey, J. W., Franke, O. L., & Alley, W. M. (1998). Ground water and surface water: A single resource. U.S. Geological Survey Circular 1139.

Unduhan

Diterbitkan

2026-01-23

Cara Mengutip

Widiyanti, A. T., Siswoyo, H., & Prasetyorini, L. (2026). Interaksi Air Tanah dan Air Permukaan Sungai Asem Ruas Antara Bendung Boreng sampai Area Industri Kabupaten Lumajang. Jurnal Kridatama Sains Dan Teknologi, 8(01), 41–53. https://doi.org/10.53863/kst.v8i01.2111

Artikel Serupa

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.