Analisis Stabilitas Lereng Tumpukan Gipsum Menggunakan Metode Hitungan Manual (Fellenius)
DOI:
https://doi.org/10.53863/kst.v8i02.2429Kata Kunci:
faktor keamanan, metode fellenius, phosphogypsum, stabilitas lerengAbstrak
Kestabilan lereng pada tumpukan gypsum (stockpile) merupakan aspek penting dalam menjamin keselamatan kerja, keberlangsungan operasional, dan keamanan fasilitas di area industri. Karakteristik material gypsum yang memiliki berat volume relatif rendah serta nilai kohesi dan sudut geser tertentu menyebabkan stabilitas lereng sangat dipengaruhi oleh geometri timbunan dan sifat mekanik material. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis stabilitas lereng tumpukan gypsum pada area penyimpanan PT X menggunakan metode Fellenius (Ordinary Method of Slices). Penelitian dilakukan menggunakan pendekatan kuantitatif melalui pengukuran geometri lereng di lapangan serta pengumpulan parameter geoteknik material dari data teknis perusahaan. Analisis dilakukan pada kondisi drained dengan asumsi bidang gelincir berbentuk lingkaran (circular slip surface) dan gaya antar irisan diabaikan sesuai asumsi dasar metode Fellenius. Bidang longsor dibagi menjadi tujuh irisan vertikal untuk menghitung gaya penahan dan gaya penggerak sehingga diperoleh nilai Faktor Keamanan (Factor of Safety). Hasil analisis menunjukkan nilai Faktor Keamanan sebesar 1,98, yang mengindikasikan bahwa lereng berada pada kondisi stabil dan memenuhi kriteria kestabilan lereng permanen. Nilai tersebut menunjukkan bahwa kombinasi geometri lereng dan parameter kuat geser material masih mampu memberikan tahanan geser yang lebih besar dibandingkan dengan gaya penggerak. Penelitian ini memberikan kontribusi berupa evaluasi stabilitas stockpile gypsum menggunakan metode Fellenius secara manual pada kondisi drained, sehingga dapat menjadi referensi awal dalam penilaian kestabilan lereng material gypsum di lingkungan industri serta sebagai dasar pengembangan analisis menggunakan metode keseimbangan batas lainnya.
Referensi
Aji, B., Syah, A., & Zakaria, A. (2022). Studi Analisis Stabilitas Lereng Tanah Timbunan Menggunakan Metode Fellenius dan Bishop Serta Penanggulangannya ( Studi Kasus : Perumahan Citraland Bandar Lampung ). 10(2), 347–358.
Aryani, P.; Intan, N. (2023). Analisis Stabilitas Lereng di Daerah Gunungpati Menggunakan Metode Fellenius dan Software Rocscience Slide.
Das, B. (1995). Mekanika Tanah: Rekayasa Geoteknis, Jilid I.
Firdaus, Y., Sarie, F., & Hendri, O. (2022). Analisis Stabilitas Lereng Menggunakan Metode Fellenius Studi Kasus: Proyek Pekerjaan Drainase Gedung PPIIG di Universitas Palangka Palangkaraya. 5(2), 1–9.
Hariyadi, S. (2016). Kajian Stabilitas Lereng Timbunan Pada PT Kayan Kaltara Coal Job Site PT Nata Energi Resourses Kabupaten Bulungan Provinsi Kalimantan Utara. 40–53.
Ismiradiana, N., Sholeh, M., & Suryadi, A. (2021). Analisis Stabilitas Lereng Metode Fellenius Pada Proyek JLS. 2, 163–167.
Malkawi, D. A. H., Malkawi, A. I. H., & Bani-hani, K. A. (2022). Slope Stability Analysis for the Phosphogypsum Stockpiles : A Case Study for the Sustainable Management of the Phosphogypsum Stacks in Aqaba Jordan.
Pakiding, Y., Putra, W. D., & Sande, M. (2023). Analisis Stabilitas Lereng Menggunakan Metode Fellenius Dan Metode Rankine Studi Kasus : Jln Poros Salu- Dende ’ Lembang Salu Sarre Kecamatan Sopai. 05(04), 17745–17753.
Panjaitan, A., Sompie, O. B. A., Mandagi, A. T., Teknik, F., Sipil, J., Sam, U., & Manado, R. (2020). Analisis Perhitungan Stabilitas Lereng Metode Fellenius Menggunakan Program PHP. 8(3), 417–422.
Raza, A. (2023). Stability Analysis of Slope Road Embankment with Geotextile Reinforcement Using the Finite Element Method.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Aradhana Afif Taqwanto, Akhmad Andi Saputra, Ikhtisholiyah Ikhtisholiyah, Dandy Nugroho

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work’s authorship and initial publication in this journal















