Kajian Tataniaga dan Strategi Penguatan Kelembagaan Pemasaran Komoditi Peternakan di Kecamatan Riung

Penulis

  • David Januarius Djawapatty Sekolah Tinggi Pertanian Flores Bajawa, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.53863/kst.v8i02.2372

Kata Kunci:

kelembagaan pemasaran, komoditas peternakan, Riung, tataniaga, ternak rakyat

Abstrak

Kajian ini bertujuan menganalisis struktur tataniaga komoditas peternakan dan merumuskan strategi penguatan kelembagaan pemasaran ternak di Kecamatan Riung. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan dukungan data primer dari hasil pengamatan lapangan serta data sekunder berupa potensi peternakan, statistik wilayah, dan literatur ilmiah. Analisis mencakup pemetaan komoditas, identifikasi saluran pemasaran, diagnosis kelembagaan, dan perbandingan deskriptif antara pengamatan primer dengan data sekunder. Hasil menunjukkan bahwa babi dan kambing menjadi sumber likuiditas rumah tangga, sedangkan kerbau, kuda, dan sapi merupakan aset bernilai tinggi. Namun, pemasaran masih bersifat individual, bergantung pada pedagang pengumpul, serta belum didukung oleh pasar formal dan kelembagaan ekonomi yang memadai. Kajian menyimpulkan bahwa pembentukan unit pemasaran desa, pengembangan klaster komoditas, penyediaan informasi harga, penjualan kolektif, standardisasi mutu, dan kemitraan dengan pembeli tetap diperlukan untuk meningkatkan posisi tawar peternak.

Referensi

Alam, A. (2025). Saluran pemasaran ternak sapi potong di Kecamatan Letti Kabupaten Maluku Barat Daya. Jurnal Sains dan Teknologi Industri Peternakan, 5(1), 30–40. https://doi.org/10.55678/jstip.v5i1.1803

Badan Pusat Statistik Kabupaten Ngada. (2024). Kecamatan Riung dalam angka 2024. BPS Kabupaten Ngada.

Bhae, C. Y. N., Manalu, J. N., & Loda, W. (2022). Potentials and problems of the agriculture and livestock sector. Jurnal Ternak, 13(1), 14–22. https://doi.org/10.30736/jt.v1i1.132

Djawapatty, D. J., Tukan, H. D., & Taus, I. (2021). Analisis potensi peternakan unggulan di Kecamatan Golewa Selatan Kabupaten Ngada Provinsi Nusa Tenggara Timur. AGRIOVET, 4(1), 69–80.

Hilmiati, N., Ilham, N., Nulik, J., Rohaeni, E. S., deRosari, B., Basuki, T., Hau, D. K., Ngongo, Y., Lase, J. A., Fitriawaty, F., Surya, S., Qomariyah, N., Hadiatry, M. C., Ahmad, S. N., Qomariah, R., Suyatno, S., Munir, I. M., Hayanti, S. Y., Panjaitan, T., & Yusriani, Y. (2024). Smallholder cattle development in Indonesia: Learning from the past for an outcome-oriented development model. International Journal of Design & Nature and Ecodynamics, 19(1), 169–184. https://doi.org/10.18280/ijdne.190119

Lestari, I. A. P., Sunyigono, A. K., & Nugroho, T. R. D. A. (2024). Saluran dan margin pemasaran sapi potong di Desa Bicorong Kecamatan Pakong Kabupaten Pamekasan. AGRISCIENCE, 5(1), 41–54. https://doi.org/10.21107/agriscience.v5i1.15639

Lole, U. R., Keban, A., Sogen, J. G., & Mulyantini, N. G. A. (2021). Supply and value chain models in cattle marketing and its derivative products in East Nusa Tenggara Province. Animal Production, 23(3), 197–208. https://doi.org/10.20884/1.jap.2021.23.3.110

Magakwe, N. A., Olorunfemi, O., & Sithole, A. (2025). Factors influencing smallholder farmers’ participation in collective marketing: Micro-level evidence from Ehlanzeni, South Africa. Frontiers in Sustainable Food Systems, 9, 1567943. https://doi.org/10.3389/fsufs.2025.1567943

Mapiye, O., & Dzama, K. (2024). Strengthening research-extension-farmer-input linkage system for sustainable smallholder livestock farming in Africa: Progress and prospects. Tropical Animal Health and Production, 56, 363. https://doi.org/10.1007/s11250-024-04210-9

Mardiana, F., M. H., & Prihadyanti, D. (2024). Village-owned enterprises (BUM Desa) management strategy towards sustainable village development. Jurnal Manajemen Teknologi, 23(2), 91–107. https://doi.org/10.12695/jmt.2024.23.2.1

Munadi, L., Aka, R., Munadi, L. O. M., Ali, R., Pagala, M. A., & Syamsuddin. (2021). Marketing analysis of beef cattle in Landono and Mowila Subdistricts of South Konawe Regency. International Journal of Science, Technology & Management, 2(3), 747–754. https://doi.org/10.46729/ijstm.v2i3.194

Sinulingga, A. H. G., Mirwandhono, R. E., Ginting, N., & Lase, J. A. (2023). Cattle marketing strategy in the livestock market in Suka Village, Tigapanah District, Karo Regency. Jurnal Peternakan Integratif, 11(2), 62–70. https://doi.org/10.32734/jpi.v11i2.12222

Sol’uf, M. M., & Sabat, D. M. (2025). Strategi pengembangan usaha ternak sapi potong di Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Jurnal Nukleus Peternakan, 12(1), 1–9. https://doi.org/10.35508/nukleus.v12i1.23021

Taus, I., Wuli, R. N., & Nono, Y. E. (2024). Studi kelayakan dan strategi pengembangan agroforestri berbasis masyarakat di Kecamatan Golewa Barat Kabupaten Ngada, NTT. AGRIOVET, 7(1), 59–84.

Unduhan

Diterbitkan

2026-07-27

Cara Mengutip

Djawapatty, D. J. (2026). Kajian Tataniaga dan Strategi Penguatan Kelembagaan Pemasaran Komoditi Peternakan di Kecamatan Riung. Jurnal Kridatama Sains Dan Teknologi, 8(02), 448–470. https://doi.org/10.53863/kst.v8i02.2372

Artikel Serupa

1 2 3 > >> 

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.