Perbandingan Pengujian Kandungan Aspal: Metode Centrifuge vs Reflux

Penulis

  • Insira insani Fitri Akademi Teknik Adikarya, Jambi, Indonesia
  • Delfi Kurnia Zebua Akademi Teknik Adikarya, Jambi, Indonesia
  • Ollga Febiola Akademi Teknik Adikarya, Jambi, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.53863/kst.v7i01.1502

Kata Kunci:

Jalan Raya, Kontruksi, Teknologi

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan hasil pengujian kadar aspal menggunakan Metode Centrifuge dan Metode Reflux pada campuran Asphalt Concrete-Binder Course (AC-BC). Penelitian dilakukan secara eksperimental dengan mengambil sampel dari Asphalt Mixing Plant (AMP) di Kabupaten Kerinci. Hasil pengujian menunjukkan bahwa Metode Reflux menghasilkan kadar aspal rata-rata sebesar 6,059%, lebih akurat dan mendekati kadar aspal asli dibandingkan Metode Centrifuge dengan rata-rata 5,986%. Perbedaan ini disebabkan oleh tingkat presisi alat dan proses pengujian. Meskipun Metode Centrifuge lebih cepat, hasilnya kurang konsisten dibandingkan Metode Reflux. Faktor seperti human error dan kondisi alat juga memengaruhi hasil pengujian. Metode Reflux direkomendasikan untuk pengujian yang memerlukan akurasi tinggi, meskipun memerlukan waktu lebih lama dan potensi risiko lebih besar. Penelitian ini diharapkan menjadi referensi bagi pengendalian mutu campuran beraspal di laboratorium maupun lapangan

Referensi

ACI (American Concrete Institute). (2013). Guide for Quality Control and Assurance of Concrete Mixtures. American Concrete Institute.

Asphalt Institute. (2014). MS-2 Asphalt Mix Design Methods. Lexington, KY: Asphalt Institute.

ASTM (American Society for Testing and Materials). (2018). ASTM D2172: Standard Test Methods for Quantitative Extraction of Bitumen from Bituminous Paving Mixtures. ASTM International.

Badan Standardisasi Nasional. (1994). SNI 03-3640-1994: Metode Pengujian Kadar Aspal dengan Ekstraksi. Jakarta: BSN.

Badan Standardisasi Nasional. (2002). SNI 03-6894-2002: Metode Pengujian Ekstraksi Campuran Beraspal dengan Centrifuge. Jakarta: BSN.

Litman, T. (2019). Evaluating Transportation System Efficiency and Equity. Victoria Transport Policy Institute.

Roberts, F. L., Kandhal, P. S., Brown, E. R., Lee, D. Y., & Kennedy, T. W. (1996). Hot Mix Asphalt Materials, Mixture Design, and Construction. National Asphalt Pavement Association.

Shell Bitumen Handbook. (2015). Shell Bitumen Handbook (6th ed.). Shell Global Solutions.

White, G. (2020). Advances in Asphalt Pavement Technology: Design and Testing Methods. Springer.

Unduhan

Diterbitkan

2025-01-31

Cara Mengutip

Fitri, I. insani, Zebua, D. K., & Febiola, O. (2025). Perbandingan Pengujian Kandungan Aspal: Metode Centrifuge vs Reflux. Jurnal Kridatama Sains Dan Teknologi, 7(01), 36–45. https://doi.org/10.53863/kst.v7i01.1502

Artikel Serupa

1 2 3 4 5 6 7 > >> 

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.