Analisis Debit Banjir Rencana Saluran Drainase (Studi Kasus Jalan Tol Yogyakarta – Bawen Paket 1 Seksi 6)

Authors

  • Sandi Ario Sigit Universitas Negeri Semarang, Semarang, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.53863/teksling.v5i01.2033

Keywords:

toll road, drainage system, design flood discharge, Rational Method, Q50

Abstract

Saluran drainase jalan tol berperan penting dalam menjaga keselamatan dan keberlanjutan kinerja infrastruktur dengan mengendalikan limpasan air hujan agar tidak menimbulkan genangan maupun kerusakan perkerasan. Penentuan debit banjir rencana menjadi tahap krusial dalam perencanaan sistem drainase karena digunakan sebagai dasar penentuan kapasitas saluran dalam mengalirkan debit puncak akibat hujan ekstrem. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis debit banjir rencana pada saluran drainase Jalan Tol Yogyakarta–Bawen Paket 1 Seksi 6, khususnya di kawasan Simpang Susun Ambarawa, berdasarkan karakteristik curah hujan dan kondisi hidrologi setempat. Analisis dilakukan melalui pendekatan hidrologi dengan analisis frekuensi hujan dan perhitungan debit menggunakan Metode Rasional. Batasan penelitian ini adalah analisis hanya difokuskan pada penentuan debit banjir rencana dengan kala ulang 50 tahun (Q50). Hasil analisis menunjukkan bahwa debit banjir rencana kala ulang 50 tahun (Q50) pada daerah tangkapan penelitian sebesar 0,50 m³/s. Nilai tersebut mencerminkan karakteristik respons hidrologi wilayah yang cepat akibat dominasi permukaan kedap air dan kondisi topografi yang mempercepat aliran permukaan menuju saluran drainase. Debit banjir rencana Q50 yang diperoleh menjadi parameter penting sebagai dasar perencanaan dan evaluasi sistem drainase agar mampu mengalirkan debit puncak secara aman tanpa menimbulkan genangan pada badan jalan tol. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam perencanaan drainase jalan tol pada wilayah dengan karakteristik hidrologi yang serupa

References

Creswell, J. W. (2018). CRESWELL (6th Ed.).

Departemen Pekerjaan Umum. (2006). Pedoman Perencanaan Drainase Jalan 2006.

Iqbal, M., & Mahendra, M. O. (2025). Analisis Drainase Simpang Jalan Dengan Menggunakan Software SWMM 5.2. Jurnal Konstruksi, 23(2).

Lubis, F. (2016). Analisa Frekuensi Curah Hujan Terhadap Kemampuan Drainase Pemukiman Di Kecamatan Kandis. Jurnal Teknik Sipil Siklus, 2(1), 34–46.

Munanjar, M. C., Ariska, J., & Safitri, I. (2025). Validasi Data Curah Hujan Maksimum Bulanan GPM. Jurnal Konstruksi, 23(2).

Oktaviani, A., & Mahendra, M. O. (2025). Evaluasi Sistem Jaringan Drainase Jalan Raya Menggunakan Sofware HEC-RAS. Jurnal Konstruksi, 23(2).

Ruhiat, D. (2022). Implementasi Distribusi Peluang Gumbel Untuk Analisis Data Curah Hujan Rencana. Teorema: Teori Dan Riset Matematika, 7(1), 213.

Subramanya, K.. (2008). Engineering Hydrology. Tata Mcgraw-Hill.

Sugeng Haris Maulana, D., & Taufik Purwadi, O. (2023). Analisis Kapasitas Saluran Drainase. Jurnal Rekayasa Sipil Dan Desain, 11(2), 459–470.

Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif Dan R&D. Alfabeta, CV.

Suripin. (2004). Sistem Drainase Perkotaan Yang Berkelanjutan. Andi.

Triatmodjo, B. (2008). Terapan Bambang Triatmodjo Beta Offset.

Downloads

Published

2026-01-20

How to Cite

Sigit, S. A. (2026). Analisis Debit Banjir Rencana Saluran Drainase (Studi Kasus Jalan Tol Yogyakarta – Bawen Paket 1 Seksi 6). Jurnal Teknik Sipil Dan Lingkungan, 5(01), 22–35. https://doi.org/10.53863/teksling.v5i01.2033