Kajian Organoleptik dan Ekonomi Usaha Ayam Geprek dengan Penggunaan Berbagai Merek Minyak Goreng Komersial

Authors

  • Astari Ratnaduhita Universitas Darussalam Gontor, Ponorogo, Indonesia
  • Achmad Muzakky Dityana Universitas Negeri Surabaya, Surabaya, Indonesia
  • Nur Hafidzah Devi Kartika Universitas Palangka Raya, Palangkaraya, Indonesia
  • Muhammad Khaidar Universitas Diponegoro, Semarang, Indonesia
  • Nida Fariha Universitas Diponegoro, Semarang, Indonesia
  • Sukmawati Utami Universitas Sumatera Utara, Medan, Indonesia
  • Putri Ananda Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Sumatera Selatan, Indonesia
  • Aqil Adyatama Universitas Ma’arif Nahdlatul Ulama, Kebumen, Indonesia
  • Raditya Nandhirabrata Universitas Ma’arif Nahdlatul Ulama Kebumen, Kebumen, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.53863/jspn.v6i01.2301

Keywords:

cooking oil, organoleptic test, Friedman test, Kendall’s W, sensory quality

Abstract

This study aimed to analyze differences in organoleptic quality among various cooking oil brands using color, taste, texture, and aroma parameters. A sensory evaluation was conducted with 50 untrained panelists, who assessed the samples using a hedonic scale. The data were analyzed using the nonparametric Friedman test due to the ordinal scale and non-normality. The results showed highly significant differences among cooking oil brands for all organoleptic parameters (p < 0.001). Kendall’s W indicated a very strong effect size for taste (W = 0.774), followed by texture (W = 0.570) and color (W = 0.531) with strong effect sizes, while aroma showed a moderate effect size (W = 0.240). Overall, Barco achieved the highest mean score, whereas Minyakita and bulk cooking oil consistently obtained the lowest scores across most parameters. These findings demonstrate significant sensory quality differences among cooking oil brands, with taste being the most influential attribute in panelists’ perception.

References

Dwiloka, B., Setiani, B. E., & Karuniasih, D. (2020). Pengaruh Penggunaan Minyak Goreng Berulang terhadap Penyerapan Minyak, Bilangan Peroksida, dan Asam Lemak Bebas pada Ayam Goreng. Departemen Teknologi Pangan, Universitas Diponegoro.

Ketaren, S. (2008). Pengantar Teknologi Minyak dan Lemak Pangan. Jakarta: UI Press.

Lukiyanto, G. (2021). Evaluasi Kualitas Minyak Hasil Penggorengan pada Berbagai Bahan Pangan. Skripsi, Universitas Negeri.

Nafly, T. (2021). Kualitas Organoleptik Daging Ayam yang Digoreng Menggunakan Jenis Minyak Goreng yang Berbeda. Prosiding Seminar Teknologi Agribisnis Peternakan, Universitas Jenderal Soedirman.

Soekartawi. (2002). Analisis Usaha Tani. Jakarta: UI Press.

Usman, S. (2022). Analisis Pendapatan Usaha Kuliner di Pasar Siulak akibat Kenaikan Harga Minyak Goreng. Universitas Muhammadiyah Palembang.

Winarno, F. G. (2004). Kimia Pangan dan Gizi. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Adawiyah, D. R., Hunaefi, D., & Nurtama, B. (2024). Evaluasi Sensori Produk Pangan. Jakarta: Bumi Aksara.

Alam, N., Rostiati, R., & Muhardi, M. (2015). Sifat Fisik-Kimia dan Organoleptik Bawang Goreng Palu pada Berbagai Frekuensi Pemakaian Minyak Goreng. agriTECH, 35(4), 391-399. https://doi.org/10.22146/agritech.9433

Azara, R. (2023). Perbandingan Kualitas Minyak Goreng Dengan Empat Kali Penggorengan Pada Minyak Goreng Kemasan dan Curah. Journal of Tropical Food and Agroindustrial Technology. Universitas Muhammadiyah Sidoarjo. http://eprints.umsida.ac.id/12120/

Larate, B. M. (2025). Uji Perbandingan Kualitas Minyak Goreng Sawit Bermerek Dan Minyak Goreng Kelapa Klentik/Non-RBD (Non-Refine, Bleach, Deodorize) Menggunakan Metode Indek Bias [Skripsi]. Universitas Tadulako.

Mulyono, M. E., Rizki, I. F., Panjaitan, F. R., Bajra, B. D., Kusumah, M. S., & Yudanto, B. G. (2025). Minyak Makan Merah Sebagai Media Penggorengan: Studi Sensori Pada Kentang Goreng Dan Nugget Ayam. WARTA Pusat Penelitian Kelapa Sawit, 30(1), 69-81. https://doi.org/10.22302/iopri.war.warta.v30i1.188

Nabilla, Z. A., Fitri, A., & A'yun, Q. (2025). Uji Kualitas Minyak Goreng Curah Dan Kemasan Di Bekasi. EDUBIOPRENA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi, Biologi, & Bioentrepreneurship, 1(1). https://doi.org/10.26877/z985ry66

Purwoko, J. (1985). Mempelajari Pengaruh Pemucatan dan Deodorisasi Terhadap Proses Pemurnian Minyak Goreng Bekas [Skripsi]. IPB University. http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/147439

Sinaga, S. L. Q., Zargustin, D., & Putri, A. (2024). Pengaruh Harga dan Kualitas Terhadap Keputusan Pembelian Minyak Goreng Curah dan Kemasan di Kelurahan Labuh Baru Timur Kecamatan Payung Sekaki (Studi Kasus: Toko Sembako Defri). Jurnal Agribisnis, 11(2), 123-135. https://journal.unilak.ac.id/index.php/agr/article/view/23885

Sutanto, S., & Abriana, A. (2017). Penerapan Teknologi Pemurnian Minyak Goreng Rakyat Pada Masyarakat Pengolah Minyak Goreng. Jurnal Dinamika Pengabdian, 1(2), 153-160. https://doi.org/10.20956/jdp.v1i2.2199

Published

2026-06-26

How to Cite

Ratnaduhita, A., Dityana, A. M., Kartika, N. H. D., Khaidar, M., Fariha, N., Utami, S., … Nandhirabrata, R. (2026). Kajian Organoleptik dan Ekonomi Usaha Ayam Geprek dengan Penggunaan Berbagai Merek Minyak Goreng Komersial. Jurnal Sains Peternakan Nusantara, 6(01), 13–21. https://doi.org/10.53863/jspn.v6i01.2301