PENGARUH KOMBINASI DOSIS PEMUPUKAN KOMPOS ORGANIK DAN PENAMBAHAN AZOLLA TERHADAP PERTUMBUHAN RUMPUT RAJA

Authors

  • Adi Fathul Qohar Universitas Ma'arif Nahdlatul Ulama Kebumen
  • Eko Hendarto Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto
  • Munasik Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto
  • Nur Hidayat Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto
  • Bahrun Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto
  • Harwanto Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto
  • Nunur Nuraeni Universitas Ma’arif Nahdlatul Ulama, Kebumen

DOI:

https://doi.org/10.53863/jspn.v1i01.201

Keywords:

PENGARUH KOMBINASI DOSIS PEMUPUKAN KOMPOS ORGANIK DAN PENAMBAHAN AZOLLA TERHADAP PERTUMBUHAN RUMPUT RAJA, Azolla, Kompos, Pertumbuhan, Rumput Raja, Azolla, Compost, Growth, King Grass, Azolla, Kompos, Pertumbuhan, rumput raja, compost, Growth, King Grass

Abstract

ABSTRAK Penelitian dengan metode eksperimental yang bertujuan untuk mengkaji pengaruh kombinasi dosis pemupukan kompos organik dan penambahan azolla terhadap pertumbuhan rumput raja (Pennisetum purpureophoides). Penelitian telah dilakukan pada tanggal 1 April sampai 30 September 2020 terletak di lahan pertanian, Desa Beji, Kecamatan Kedungbanteng, Kabupaten Banyumas. Percobaan menggunakan rancangan acak lengkap pola faktorial dengan faktor pertama adalah dosis pupuk kompos organik yakni 10, 20, dan 30 ton ha-1, dan penambahan azolla yakni 10, 20, 30 persen dari faktor pertama sehingga dihasilkan 9 kombinasi perlakuan. Setiap kombinasi perlakuan diulang sebanyak 3 kali sehingga menghasilkan 27 satuan percobaan. Tanaman rumput raja pada pemotongan kedua ditanam pada lahan seluas 400 meter persegi dengan jarak tanam 80 x 40 cm. Pupuk kompos organik yang digunakan berasal dari kotoran sapi potong yang telah selesai proses pengomposan, dan azolla berasal dari lahan persawahan. Parameter penelitian yang diukur adalah tinggi tanaman, dan diameter batang yang diukur pada hari ke 14, 28, dan 42 hari. Data yang telah diperoleh kemudian dianalisis menggunakan analisis variansi (ANOVA) dan dilanjutkan dengan uji orthogonal polinomial. Hasil menunjukan bahwa pemberian dosis kompos berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap tinggi tanaman dan diameter batang, sedangkan pemberian pupuk azolla juga berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap tinggi tanaman dan diameter batang, akan tetapi interaksi tidak berpengaruh nyata (P>0,05). Pemberian dosis pupuk kompos organik dapat digunakan untuk mencapat pertumbuhan rumput raja yang terbaik sebesar 30 ton ha-1 dan penambahan azolla sebesar 30 persen dari dosis pupuk organik. Kata kunci: Azolla, Kompos, Pertumbuhan, Rumput Raja ABSTRACT Research with experimental method aims to examine the effect of combination dose of organic compost fertilization and the addition of Azolla on the growth of king grass (Pennisetum purpureophoides). From April 1 to September 30, 2020, research was conducted on agricultural land, Beji Village, Kedungbanteng District, Banyumas Regency. The experiment used a completely randomized design with a factorial pattern with the first factor being the dose of organic compost, namely 10, 20, and 30 tons ha-1, and the addition of Azolla, namely 10, 20, 30 percent of the first factor, resulting in 9 treatment combinations. Each treatment combination was repeated three times to produce 27 experimental units. The king grass plant in the second cutting was planted on ??400 square meters with a spacing of 80 x 40 cm. The organic compost used is derived from beef cattle dung that has finished the composting process, and Azolla comes from rice fields. Research parameters measured were plant height and stem diameter measured on days 14, 28, and 42 days. The data that had been obtained were then analyzed using analysis of variance (ANOVA) and continued with the orthogonal polynomial test. The results showed that the dose of compost had a very significant effect (P<0.01) on plant height and stem diameter, while the application of Azolla fertilizer also had a very significant effect (P<0.01) on plant height and stem diameter, but the interaction had no effect significant (P>0.05). Dosage of organic compost can be used to achieve the best king grass growth of 30 tons ha-1 and the addition of Azolla by 30 percent of the dose of organic fertilizer. Keywords: Azolla, Compost, Growth, King Grass

References

Benito, M., Masaguer, A., Moliner, A., Arrigo, N., & Palma, R. M. (2003). Chemical and microbiological parameters for the characterisation of the stability and maturity of pruning waste compost. Biology and Fertility of Soils, 37(3), 184–189. https://doi.org/10.1007/s00374-003-0584-7

BPS. (2019). Banyumas Dalam Angka. Badan Pusat Statistik Kabupaten Banyumas.

Dewi, D. P. rukaman. (2017). Produksi Rumput (Pennisetum purpureum cv. Mott) Defoliasi I Pertama Dengan Jenis Pupuk Yang Berbeda. AVES: Jurnal Ilmu Peternakan, 11(2), 7. https://doi.org/10.35457/aves.v11i2.280

Handajani, H. (2011). Optimation of Nitrogen and Phosphorus in Azolla Growth as Biofertilizer. Makara Journal of Technology, 15(2), 142. https://doi.org/10.7454/mst.v15i2.931

Hendarto, E. (2005). Pengaruh kombinasi pupuk organik dan taraf urea terhadap kualitas visual dan produksi rumput raja (. Jurnal Pembangunan Pedesaan, V(2), 77–85.

Hendarto, E., & Suwarno. (2013). Pengaruh kombinasi antara pupuk kandang dan urea pada tampilan aspek pertumbuhan tanaman rumput raja pada pemanenan defoliasi ke empat. Bionatura -Jurnal Ilmu -Ilmu Hayati dan Fisik, 15(2), 83–88.

Himanen, M., & Hänninen, K. (2011). Composting of bio-waste, aerobic and anaerobic sludges - Effect of feedstock on the process and quality of compost. Bioresource Technology, 102(3), 2842–2852. https://doi.org/10.1016/j.biortech.2010.10.059

Jha, P., Biswas, A. K., Lakaria, B. L., Saha, R., Singh, M., & Rao, A. S. (2014). Predicting Total Organic Carbon Content of Soils from Walkley and Black Analysis. Communications in Soil Science and Plant Analysis, 45(6), 713–725. https://doi.org/10.1080/00103624.2013.874023

Lestari, S. U., Mutryarny, E., & Susi, N. (2019). Azolla mycrophylla fertilizer for sustainable agriculture: Compost and Liquid fertilizer applications. International Journal of Scientific and Technology Research, 8(7), 542–547.

Lingga, P. (2000). Petunjuk Penggunaan Pupuk. Penebar Swadaya. Jakarta.

Qohar, A. F., Hidayat, N., & Bahrun, B. (2019). Pengaruh Kombinasi Pupuk Kandang Dan NPK Terhadap Tinggi Tanaman Dan Jumlah Daun Rumput Odot (Pennisetum purpureum cv. Mott). Journal of Livestock and Animal Production, 2(1), 1–7.

Sari, A., Liman, & Muhtarudin. (2016). Supporting of Agricultural by Product as Ruminant Feed in Pringsewu Dictrict. Jurnal Imiah Peternakan Terpadu, 4(2), 100–107.

Shen, C., Shang, X., Chen, X., Dong, Z., & Zhang, J. (2012). Growth, chemical components and ensiling characteristics of king grass at different cuttings. AFRICAN JOURNAL OF BIOTECHNOLOGY, 11(64), 12749–12755. https://doi.org/10.5897/AJB12.042

Sipahutar, A., Marbun, P., & Fauzi, F. (2014). Kajian C-Organik, N Dan P Humitropepts Pada Ketinggian Tempat Yang Berbeda Di Kecamatan Lintong Nihuta. Jurnal Agroekoteknologi, 2(4), 1332–1338. https://doi.org/10.32734/jaet.v2i4.8423

Sudjana, B. (2013). Pengunaan Azolla Untuk Pertanian Berkelanjutan. Journal of Chemical Information and Modeling, 53(9), 1689–1699.

Susetya, D. (2016). Panduan Lengkap Membuat Pupuk Organik untuk Tanaman. Pustaka Baru Press. Jakarta.

Suyitman. (2014). Produktivitas Rumput Raja (Pennisetum purpupoides) pada Pemotongan Pertama Menggunakan Beberapa Sistem Pertanian. Jurnal Peternakan Indonesia, 16(2), 119–127.

Suyitman, Jalaludin, S., Abudinar, N. M., Ifradi, N., Jamaran, M. P., & Tanamasni. (2003). Agrostologi. Fakultas Peternakan Universitas Andalas. Padang.

Published

2021-06-05

How to Cite

Adi Fathul Qohar, Eko Hendarto, Munasik, Nur Hidayat, Bahrun, Harwanto, & Nunur Nuraeni. (2021). PENGARUH KOMBINASI DOSIS PEMUPUKAN KOMPOS ORGANIK DAN PENAMBAHAN AZOLLA TERHADAP PERTUMBUHAN RUMPUT RAJA. JURNAL SAINS PETERNAKAN NUSANTARA, 1(01), 1-12. https://doi.org/10.53863/jspn.v1i01.201